Melati

Melati


Aku selalu berharap kau pasti kembali, pasti pasti pasti dan pasti kembali. Walaupun otak ini mengujar benci dan caci maki. Menolak dirimu untuk datang lagi dan bersembunyi, di balik awan hitam malam tadi. Namun, hatiku berkata jujur, “aku merindukanmu, aku mencintaimu”. Setiap waktu, ia melantunkan syair syahdu untuk dirimu, sang pujaan hati. Aku berharap rasa ini tak akan luntur, meski diterpa badai, hujan dan melati. 


Sya
20 Januari 2022

Comments

Popular Posts